Every woman has about 400 periods since the first menstruation during her lifetime. Pre-menstrual Syndrom or Pre-Menstrual Tension is a combination of physical symptoms, psychological and emotional associated with a woman's menstrual cycle. Approximately 80% -95% of women in childbearing age experience symptoms of pre-menstrual which give impact to some aspects of their life. Symptoms usually occur regularly two weeks before menstruation and then stopped at the time of menstruation and continued thereafter. Approximately 14% of women in the 20-35 years age can experience severe symptoms that need a break from school or office.
PMS SYMPTOMS
Physical Symptoms:
- Acne
- Tender breasts
- Feeling tired (fatigue)
- Trouble falling asleep or insomnia in
- Constipation or diarrhea
- Headache
- Backache
- Appetite changes
- Muscle pain
- Poor concentration
- Tension, irritability, mood swings, or crying spell
Emotional/Psychological Symptoms
- Depressed mood
- Crying spells
- Mood swings and irritability or anger
- Appetite changes
- Trouble sleeping (insomnia)
- Social withdrawal
- Trouble in concentration
- Depression
In addition, Dr. Guy E. Abraham, gynecologist and obstetrics of the Faculty of Medicine at UCLA, USA, divides the symptoms of PMS according to type A, H, C, and D. Sometimes a woman experiencing joint symptoms, such as type A and D simultaneously. Here are the symptoms that arise according to the type of PMS respectively:
- PMS type A (anxiety) is characterized by symptoms such as anxiety, irritability, nervous tension, feeling unstable. Even some women experience mild to moderate depression while before getting your period. These symptoms result from an imbalance of estrogen and progesterone: estrogen is too high compared to the hormone progesterone. The hormone progesterone is sometimes done to relieve symptoms, but some researchers say, in patients with PMS could be a shortage of vitamin B6 and magnesium. A PMS sufferers should eat more fibrous foods and reduce or limit drinking coffee.
- PMS type H (hyperhydration) had symptoms of edema (swelling), abdominal bloating, pain in the breast, swelling of hands and feet, weight gain prior to menstruation. Symptoms of this type can also be felt in conjunction with other types of STDs. The swelling caused by water gathering on the network outside the cell (extracellular) due to the high intake of salt or sugar in the diet of patients. Drug administration of diuretics to reduce retention (accumulation) of water and sodium in the body only reduce symptoms. To prevent these symptoms the patient is recommended to reduce the intake of salt and sugar in the diet food and drink daily limit.
- PMS type C (craving) is characterized by hunger want to eat foods that are sweet (usually brown) and simple carbohydrates (usually sugar). In general, about 20 minutes after eating the sugar in large quantities, symptoms of hypoglycemia such as fatigue, palpitations, headaches that sometimes unconscious. Hypoglycemia arises because the hormone insulin in the body increases. Curiosity eat sweet foods can be caused by stress, high salt in the diet, not the fulfillment of essential fatty acids (omega 6), or a lack of magnesium.
- PMS type D (depression) is characterized by symptoms of depression, like crying, weakness, sleep disorders, forgetfulness, confusion, difficulty in pronouncing words (verbalization), even sometimes appear curiosity suicide or attempted suicide. Usually PMS type D coincides with PMS type A, only about 3% of the PMS type selururh really pure PMS-type D-type D. purely caused by an imbalance of the hormones progesterone and estrogen, in which the hormone progesterone in the menstrual cycle is too high compared to the hormone estrogen. The combination of PMS type D and type A can be caused by several factors: stress, lack of amino acid tyrosine, absorption and storage of lead in the body, or the lack of magnesium and B vitamins (especially B6). Increase consumption of foods containing vitamin B6 and magnesium can help overcome the problems of type D PMS coincides with PMS type A.
Doctors usually give a diuretic medication to cope with fluid retention or edema (swelling) in the legs and hands. Small doses of the hormone progesterone can be done for 8-10 days before menstruation to offset the relative estrogen excess. The hormone testosterone in the form methiltestosteron as lozenges may also be given to reduce excess estrogen.
PROPER DIET PREVENTING PMS
- Reduce foods high in salt or too spicy, like french fries, to reduce excess water retention.
- Reduce consumption of red meat, such as mutton or beef.
- Reduce drinking tea, caffeine, alcohol, carbonated beverages.
- Stop smoking
- Limit your intake of protein, preferably as much as 1.5 g / kg body weight per person, which can be from fish, chicken, nuts / seeds.
- Limit consumption of milk and other dairy products (cheese, ice cream, yogurt, etc.) Reduce foods high in sugar or in the form of flour, sugar, chocolate.
- Eat more foods that contain essential fat acids such as linoleic sunflower oil, vegetable oil.
- Intake vitamin B complex, especially vitamin B6, vitamin E, calcium, magnesium also omega-6 (gamma linolenic acid GLA).
- Eat more food that contain calcium and high doses of vitamin C, a week before menstruation
- Eat fiber foods and drink plenty of water.
- If you have quite a lot of blood, multiply eat foods or supplements containing zinc to avoid anemia.
Note the following points to prevent PMS
- Exercise and physical activity regularly
- Avoid stress.
- Maintain weight. Excessive weight can increase the risk of suffering from PMS.
- Record your menstrual cycle schedule and identify its PMS symptoms.
During menstruation you should also pay attention to cleanliness, to avoid causing other health problems,
Frequently changing pads, at least every 4 hours. When cleaning the area 'V', do the cleaning movement from front to back. It is important to be done to avoid the transfer of bacteria, viruses and various triggers health problems from the sewer.
Nama lain PMS adalah
Pre Menstrual Tension yang merupakan kumpulan gejala fisik, psikologis,
dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi wanita. Sekitar 80
hingga 95 persen perempuan pada usia melahirkan mengalami gejala-gejala
premenstruasi yang dapat mengganggu beberapa aspek dalam kehidupannya.
Gejala tersebut dapat diperkirakan dan biasanya terjadi secara regular
pada dua minggu periode sebelum menstruasi. Hal ini dapat hilang begitu
dimulainya pendarahan, namun dapat pula berlanjut setelahnya. Pada
sekitar 14 persen perempuan antara usia 20 hingga 35 tahun, sindrom
pramenstruasi dapat sangat hebat pengaruhnya sehingga mengharuskan
mereka beristirahat dari sekolah atau kantornya.
Jawaban TanyaDok.com di : http://www.tanyadok.com/sehat-wanita/apa-itu-pms
Jawaban TanyaDok.com di : http://www.tanyadok.com/sehat-wanita/apa-itu-pms
Nama lain PMS adalah
Pre Menstrual Tension yang merupakan kumpulan gejala fisik, psikologis,
dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi wanita. Sekitar 80
hingga 95 persen perempuan pada usia melahirkan mengalami gejala-gejala
premenstruasi yang dapat mengganggu beberapa aspek dalam kehidupannya.
Gejala tersebut dapat diperkirakan dan biasanya terjadi secara regular
pada dua minggu periode sebelum menstruasi. Hal ini dapat hilang begitu
dimulainya pendarahan, namun dapat pula berlanjut setelahnya. Pada
sekitar 14 persen perempuan antara usia 20 hingga 35 tahun, sindrom
pramenstruasi dapat sangat hebat pengaruhnya sehingga mengharuskan
mereka beristirahat dari sekolah atau kantornya.
Jawaban TanyaDok.com di : http://www.tanyadok.com/sehat-wanita/apa-itu-pms
Jawaban TanyaDok.com di : http://www.tanyadok.com/sehat-wanita/apa-itu-pms
Nama lain PMS adalah
Pre Menstrual Tension yang merupakan kumpulan gejala fisik, psikologis,
dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi wanita. Sekitar 80
hingga 95 persen perempuan pada usia melahirkan mengalami gejala-gejala
premenstruasi yang dapat mengganggu beberapa aspek dalam kehidupannya.
Gejala tersebut dapat diperkirakan dan biasanya terjadi secara regular
pada dua minggu periode sebelum menstruasi. Hal ini dapat hilang begitu
dimulainya pendarahan, namun dapat pula berlanjut setelahnya. Pada
sekitar 14 persen perempuan antara usia 20 hingga 35 tahun, sindrom
pramenstruasi dapat sangat hebat pengaruhnya sehingga mengharuskan
mereka beristirahat dari sekolah atau kantornya.
Jawaban TanyaDok.com di : http://www.tanyadok.com/sehat-wanita/apa-itu-pms
Jawaban TanyaDok.com di : http://www.tanyadok.com/sehat-wanita/apa-itu-pms
Nama lain PMS adalah
Pre Menstrual Tension yang merupakan kumpulan gejala fisik, psikologis,
dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi wanita. Sekitar 80
hingga 95 persen perempuan pada usia melahirkan mengalami gejala-gejala
premenstruasi yang dapat mengganggu beberapa aspek dalam kehidupannya.
Gejala tersebut dapat diperkirakan dan biasanya terjadi secara regular
pada dua minggu periode sebelum menstruasi. Hal ini dapat hilang begitu
dimulainya pendarahan, namun dapat pula berlanjut setelahnya. Pada
sekitar 14 persen perempuan antara usia 20 hingga 35 tahun, sindrom
pramenstruasi dapat sangat hebat pengaruhnya sehingga mengharuskan
mereka beristirahat dari sekolah atau kantornya.
Jawaban TanyaDok.com di : http://www.tanyadok.com/sehat-wanita/apa-itu-pms
Jawaban TanyaDok.com di : http://www.tanyadok.com/sehat-wanita/apa-itu-pms
Nama lain PMS adalah
Pre Menstrual Tension yang merupakan kumpulan gejala fisik, psikologis,
dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi wanita. Sekitar 80
hingga 95 persen perempuan pada usia melahirkan mengalami gejala-gejala
premenstruasi yang dapat mengganggu beberapa aspek dalam kehidupannya.
Gejala tersebut dapat diperkirakan dan biasanya terjadi secara regular
pada dua minggu periode sebelum menstruasi. Hal ini dapat hilang begitu
dimulainya pendarahan, namun dapat pula berlanjut setelahnya. Pada
sekitar 14 persen perempuan antara usia 20 hingga 35 tahun, sindrom
pramenstruasi dapat sangat hebat pengaruhnya sehingga mengharuskan
mereka beristirahat dari sekolah atau kantornya.
Jawaban TanyaDok.com di : http://www.tanyadok.com/sehat-wanita/apa-itu-pms
Jawaban TanyaDok.com di : http://www.tanyadok.com/sehat-wanita/apa-itu-pms
Nama lain PMS adalah
Pre Menstrual Tension yang merupakan kumpulan gejala fisik, psikologis,
dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi wanita. Sekitar 80
hingga 95 persen perempuan pada usia melahirkan mengalami gejala-gejala
premenstruasi yang dapat mengganggu beberapa aspek dalam kehidupannya.
Gejala tersebut dapat diperkirakan dan biasanya terjadi secara regular
pada dua minggu periode sebelum menstruasi. Hal ini dapat hilang begitu
dimulainya pendarahan, namun dapat pula berlanjut setelahnya. Pada
sekitar 14 persen perempuan antara usia 20 hingga 35 tahun, sindrom
pramenstruasi dapat sangat hebat pengaruhnya sehingga mengharuskan
mereka beristirahat dari sekolah atau kantornya.
Jawaban TanyaDok.com di : http://www.tanyadok.com/sehat-wanita/apa-itu-pms
Jawaban TanyaDok.com di : http://www.tanyadok.com/sehat-wanita/apa-itu-pms
Nama lain PMS adalah
Pre Menstrual Tension yang merupakan kumpulan gejala fisik, psikologis,
dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi wanita. Sekitar 80
hingga 95 persen perempuan pada usia melahirkan mengalami gejala-gejala
premenstruasi yang dapat mengganggu beberapa aspek dalam kehidupannya.
Gejala tersebut dapat diperkirakan dan biasanya terjadi secara regular
pada dua minggu periode sebelum menstruasi. Hal ini dapat hilang begitu
dimulainya pendarahan, namun dapat pula berlanjut setelahnya. Pada
sekitar 14 persen perempuan antara usia 20 hingga 35 tahun, sindrom
pramenstruasi dapat sangat hebat pengaruhnya sehingga mengharuskan
mereka beristirahat dari sekolah atau kantornya.
Jawaban TanyaDok.com di : http://www.tanyadok.com/sehat-wanita/apa-itu-pms
Jawaban TanyaDok.com di : http://www.tanyadok.com/sehat-wanita/apa-itu-pms
Nama lain PMS adalah
Pre Menstrual Tension yang merupakan kumpulan gejala fisik, psikologis,
dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi wanita. Sekitar 80
hingga 95 persen perempuan pada usia melahirkan mengalami gejala-gejala
premenstruasi yang dapat mengganggu beberapa aspek dalam kehidupannya.
Gejala tersebut dapat diperkirakan dan biasanya terjadi secara regular
pada dua minggu periode sebelum menstruasi. Hal ini dapat hilang begitu
dimulainya pendarahan, namun dapat pula berlanjut setelahnya. Pada
sekitar 14 persen perempuan antara usia 20 hingga 35 tahun, sindrom
pramenstruasi dapat sangat hebat pengaruhnya sehingga mengharuskan
mereka beristirahat dari sekolah atau kantornya.
Jawaban TanyaDok.com di : http://www.tanyadok.com/sehat-wanita/apa-itu-pms
Jawaban TanyaDok.com di : http://www.tanyadok.com/sehat-wanita/apa-itu-pms

Tidak ada komentar:
Posting Komentar